
Siapa sangka pisang cavendish yang kerap kita temukan di supermarket ternyata buah produksi negeri sendiri. Salah satu sentra terbesar pisang Canvendish di Indonesia berada di Lampung. Dari hasi panen melimpah Lampung berhasil memasok 1,32 juta ton pisang ini ke berbagai negara melalui jasa ekspor lampung tepercaya.
Pisang sendiri termasuk highrisk produk apalagi untuk pengiriman ke luar negeri yang bisa memakan waktu berhari-hari. Di sinilah tantangan berat bagi jasa ekspor lampung agar kualitas pisang tidak rusak ketika sampai ke negara tujuan. Dalam hal ini HSH selaku perusahaan penyedia jasa ekspor dan importir alat untuk pelayanan menerapkan beberapa kiat khusus dalam pengiriman pisang Canvendish lampung ke Cina, Korea, Jepang dan Timur Tengah.
Kiat agar Pisang Tahan Kirim ke Luar Negeri
Jasa ekspor HSH dapat bekerja sama dengan importir personal maupun peserta tender di negara tujuan. Di luar negeri pisang ini Cavendis termasuk buah mahal karena harus diimpor dari Indonesia. Pengecer barang mahal di sana tentu tidak mau terima jika barang yang dikirim dari Indonesia berkualitas buruk.
Itu sebabnya jasa ekspor Lampung harus menerapkan beberapa kiat ini untuk menjaga kualitas pisang.
· Mengecek kondisi kontainer sebelum memuat barang. Penyedia jasa ekspor harus mengecek semua kelengkapan di dalam kontainer berfungsi dengan baik terutama mesin pendingin. Ini bertujuan untuk meminimalkan risiko malfungsi alat selama masa pengiriman.
· Sirkulasi udara di kargo memadai. Untuk pengiriman jarak jauh dan jumlah besar, pisang dikemas di dalam peti. Peti kemas ini bisa berpuluh-puluh banyaknya. Jasa ekspor harus mengatur susunan peti kemas sedemikian rupa agar memungkinkan udara di kargo tetap ada. Itu mengapa peti kemas tidak boleh terlalu rapat dengan dinding kontainer agar tidak pengap.
· Pengaturan suhu kontainer harus tepat. Suhu memang sangat kuat pengaruhnya pada kualitas buah terutama buah. Untuk itu perlu adanya pemantauan secara real time ataupun pengaturan otomatis pada tingkat suhu yang aman.
· Melakukan pencatatan terjadwal sebagai evaluasi kinerja. Kesalahan teknis bisa saja terjadi sewaktu-waktu, tetapi penyedia jasa ekspor yang sudah jadi langganan klien-klien besar pasti dengan cepat melakukan koreksi agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi.
Selain empat kiat di atas, kualitas pisang Cavendish untuk keperluan ekspor juga dipengaruhi oleh peran petani pisang itu sendiri, yakni:
· Waktu pemanenan. Mengingat pengiriman ke luar negeri memakan waktu cukup lama, maka pisang sudah harus dipanen saat masih hijau dan keras. Sehingga tidak kematangan atau keburu busuk selama di perjalanan.
· Proses pembersihan dan pengeringan. Pisang harus dikirim dalam keadaan sudah dicuci. Pencucian bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa kontaminan yang berpotensi merusak kualitas pisang. Namun setelah pencucian, pisang harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum dikemas.
· Pengemasan dan penyusunan tandan. Pengemasan pisang menggunakan kardus atau peti kayu berongga untuk menjaga agar pisang tidak lembab. Susunan di dalam peti juga harus sepadan tiap bobot tandannya. Sehingga pisang yang berada pada susunan paling bawah cukup tidak rusak saat tertumpuk pisang lainnya. Satu lagi, pastikan juga pada bagian dasar peti atau kardus menggunakan bantalan empuk sebagai alas.
Dengan kiat yang tepat serta koordinasi yang selaras dengan para petani pisang cavendish, jasa ekspor lampung dapat menjamin kualitas pisang tidak mengecewakan saat sampai di negara tujuan. Silakan coba.
HSH Cargo Cepat, Aman dan Amanah!
Proudly powered by WordPress
HSH Cargo Cepat, Aman dan Amanah!
