Apa Itu HS CODE?

HS CODE

Sebelum import atau export barang pasti sering ditanya forwarder atau EMKL HSH code nya berapa ya?

Jadi apa itu HS Code?

HS Code adalah singkatan dari Harmonized system code , yang lebih mudahnya disebut sebagai code import atau eksport barang. Setiap jenis barang yang akan di import eskport memiliki HS Code masing-masing. HS Code umumnya ada delapan sampai sepuluh (8-10) digit angka. Fungsi dari HS Code sendiri adalah untuk memastikan barang yang di import eksport memiliki larangan dan batasan (lartas) import tidaknya. Jika memiliki lartas, maka dokumen apa saja yang diperlukan untuk proses custom clearance atau cukainya.

HS Code import bisa ditanyakan ke seller atau penjual, lalu di cocokkan dengan system bea cukai. Sama halnya dengan export, shipper bisa mencari HS Code barangnya lalu di cocokkan ke system bea cukai.

Dari HS Code barang, kita juga bisa melihat berapa persen pajak import yang harus dibayarkan. Pajak import terdiri dari Bea masuk (BM), PPN, PPH. Contoh saja mesin packing dengan HS Code 8422.40.00, jika kita check  pada system bea cukai tertera bea masuk (BM) 5%, PPN 10%, pph 2,5%, jadi total pajak importnya adalah 17.5% dari total harga barang dan pengiriman (CIF/CNF), dan selama mesin baru tidak ada larangan dan batasan (lartas) importnya, untuk export pun juga demikian.

Lalu bagaimana jika barang ada lartasnya? Maka dokumen lartas nya wajib diselesaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses import ekspor.

Ingin tahu barang bapak ibu ada lartas tidaknya? Berapa harga pengiriman all in nya? HSH bisa membantu check dan info loh.

Silahkan menghubungi contact kami dibawah ya, tinggal klik no ribet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.